Makna dari Teori Pertumbuhan dan Perkembangan Menurut Roussseau

           Semua anak yang baru lahir diciptakan dengan pembawaan yang baik, tidak ada satu anakpun yang buruk sikap dan budi pekertinya saat baru dilahirkan. Namun pembawaan seorang anak yang baik sejak dilahirkan tersebut akan menjadi buruk atau rusak karena sistem pendidikan yang diberikan kepada anak tersebut, sehingga anak memiliki pembawaan yang buruk. Dalam pendapatnya, kita harus membiarkan anak berkembang dengan sendirinya.(hyditaaa.wordpress.com) Dalam arti, dalam pemahaman pendidikan kita hanya boleh memberi pengarahan dan motivasi sehingga anak berkembang secara natural tidak ada unsur pemaksaan yang menjadikan anak tertekan sehingga memberi efek beban yang memungkinkan terjadinya halk buruk yang diperbuat oleh anak yang merugikan diri sendiri  maupun orang lain. Kemudian untuk pemaparan seorang anak yang baik sejak dilahirkan tersebut akan rusak oleh tangan manusia yaitu anak akan menjadi buruk perkembangannya karena salah pembimbingan dan pengarahan yang mengakibatkan anak berkembang tidak natural tetapi dengan unsur paksaan pendidikan yang menjadikan anak tidak berkembang sesuai kemampuan dan bidang serta potensi yang dimiliki anak. Dalam teori tersebut J.J Rouseau ingin menjauhkan anak dari segala keburukan sifat di masyarakat sekitar yang serba dibuat-buat sehingga membiarkan untuk anak kembali ke sifat alaminya dalm arti sifat yang menjadi pembawaan dari lahir tanpa pengaruh dari lingkungan dan kembali seperti sifat alaminya yang telah diciptakan oleh sang pencipta sejak mereka dilahirkan.

Don’t repost or edit the contents without permission !!

cr : (hyditaaa.wordpress.com)

Advertisements

LAPORAN PRAKTIKUM : MENYARING DAN MENDEKANTASI

LAPORAN RESMI

PRAKTIKUM KIMIA DASAR 1

 

JUDUL           : MENYARING DAN MENDEKANTASI

TUJUAN        :

– Umum : Memahami cara memisahkan dan memurnikan zat

-Khusus :

  1. Mengenal cara menyaring endapan
  2. Mengenal cara mendekatasi
  3. Membedakan endapan dengan sentrat
  4. Membedekan endapan dengan filtrate
  5. Membedakan filtrate dengan sentrat
  6. Terampil menyaring endapan
  7. Terampil melakukan dekantasi

DATA PENGAMATAN       :

CARA KERJA

  1. Menyiapkan 25 ml Akuades dalam gelas kimia lalu memasukkan 1 sendok serbuk kapur , mengaduk hingga membentuk larutan.
  2. Membagi larutan menjadi 2 bagian dengan volume yang sama.
  3. Mendiamkan sampai terbentuk endapan, lalu “mendekantasi”, menuang bagian yang jernih , sentrat.
  4. Menyaring dengan corong yang telah diberi kertas saring, hingga menghasilkan filtrat.
  5. Membandingkan Sentrat dengan Filtrat.

HASIL PENGAMATAN

Menyaring dan

 

 

 

 

NB : DATA TERSEBUT BERDASARKAN HASIL PERCOBAAN KELOMPOK PRAKTIKUM SAYA. SILAHKAN DI ISI , SESUAI HASIL PENGAMATAN PERCOBAAN ANDA.

PEMBAHASAN        :

Tujuan umum dari percobaan ini adalah untuk memahami cara memisahkan …….. (diisi sama persis dengan tujuan umum di atas.) .Sedangkan tujuan khususnya untuk mengenal cara…… (diisi sama persis dengan tujuan khusus di atas.)

Menyaring adalah metode pemisahan untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berpoti atau penyaring, misalnya : kertas saring. Dalam penyaringan dikenal istilah endapan , filtrat, dan residu. Endapan adalah suatu partikel yang tidak dapat larut dalam pelarutnya. Filtrat adalah cairan jernih yang dapat melawati alat penyaring (hasil proses penyaringan). Residu adalah endapan yang tertahan pada kertas saring.

Dasar dari Filtrasi adalah perbedaan ukuran partikel antara pelarut dan zat terlarutnya. Faktor – faktor yang mempengaruhi kecepatan menyaring , adalah :

  1. Luas permukaan pada kertas saring
  2. Tebal pada kertas saring
  3. Diameter pori-pori kertas saring
  4. Volume larutan yang akan disaring
  5. Kepekatan larutan yang akan disaring

Mendekantasi adalah metode pemisahan zat secara langsung tanpa menggunakan alat, yaitu dengan mendiamkan larutan sampai terbentuk endapan kemudian dipisahkan dengan cara , menuangkan larutan (yang berada diatas endapan) sehingga terpisah dengan endapaannya. Larutan hasil dari proses dekantasi disebut Sentrat. Adapun hasil percobaan yang diamati yaitu volume hasil dari menyaring dan mendekantasi, warna yang dihasilkan , serta endapannya.

Pada percobaan ini, bubuk kapur (CaCo3) berfungsi sebagai zat terlarut sedangkan akuades sebagai zat pelarut. Penyaringan menghasilkan filtrat yang jernih dan endapan kapur yang terbentuk setelah proses penyaringan. Sedangkan hasil dari proses dekantasi menghasilkan sentrat yang keruh serta endapan yang terbentuk masih bercampur dengan sedikit air.

Perbandingan hasil menyaring dan mendekantasi , yaitu Filtrat yang diperoleh dengan penyaringan berwarna jernih. Ha ini dikarenakan pada proses penyaringan menggunkan kertas saring. Kertas saring akan menahan zat yang mempunyai ukuran paretikel lebih besar dari ukuran pori-pori kertas saring. Sedangkan sentrat yang diperoleh proses dekantasi berwarna lebih keruh karena pada proses mendekantasi tidak menggunakan alat penyaringan / kertas saring , sehingga ketika larutan dituangkan/ di dekantasi masih terdapat endapan batu kapur yang ikut dalam proses dekentasi. Hal inilah yang menyebabakan sentrat berwarna lebih keruh daripada filtrat.

Reaksi yang terjadi dalam percobaan ini, yaitu :

CaO (s) + H2O (l)     ->      Ca (OH)2 (aq)

Jika Ca (OH)2 melebihi Ksp nya maka akan terbentuk endapan. Ca (OH)2 juga sukar larut.

 

KESIMPULAN :

  1. Pemisahan dan Pemurnian zat dapat dilakukan dengan cara menyaring dan mendekantasi.
  2. Mendekantasi adalah…..
  3. Menyaring adalah…..
  4. Endapan adalah…
  5. Sentrat adalah…
  6. Filtrat adalah…
  7. Hasil Percobaan :
  • Mendekantasi : Sentrat keruh, lebih sedikit, endapan berwarna putih, dan lebih banyak serta agak basah
  • Menyaring : Filtrat lebih jernih dan lebih banyak , endapan berwarna keruh dan lebih sedikit serta kering
  1. Reaksi yang terjadi…

NB : SILAHKAN ISI (…..) DIATAS BERDASARKAN PEMBAHASAN YANG SUDAH DITULISKAN SEBELUMNYA.

DAFTAR PUSTAKA

Budi, Astuti Prautami dan Joko Susilo. 2001. Media Profesional Kimia. Surakarta : Mediatama.

Keenan, Charles. Dkk . 1980 . Kimia Untuk Universitas Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Redjeki, Tri. 1999. Praktikum Kimia Dasar 1 . Surakarta : UNS Press .

Tim Dosen Kimia Dasar 1. 2015. Petunjuk Praktikum Kimia Dasar 1 . Surakarta : UNS Press.

 

LAMPIRAN

Satu lembar laporan sementara Praktikum Kimia Dasar 1 “Menyaring dan Mendekantasi”

Mengetahui,                                                                                      Surakarta,

Asisten                                                                                                                Praktikan,

 

PERHATIAN !!!!

Kerjakan sesuai dengan buku “Petunjuk Praktikum Kimia” yang anda gunakan. Dengarkan lah dan patuhi arahan DOSEN dan ASSDOS atau GURU dalam penggerjaan laporan praktikum anda. Kurang lebihnya DRAFT penggerjaan laporan praktikum saya seperti diatas. Jika ada tambahan , kritik dan saran dapat ditambahkan dalam kolom komentar. Thank You.

 

NOTED :

  1. Thanks to http://kimiarif.blogspot.com/ karena data pembahasan nya membantu saya dalam menyusun beberapa laporan praktikum saya dan telah saya cantumkan pada daftar pustaka pada LAPORAN saya.
  2. Laporan ini ASLI milik saya. Jika anda ingin meng-copy dan mem-paste nya untuk tugas anda atau di post ulang. HARAP Take Out It With FULL CREDIT (misal : Sumber : hyditaaa.wordpress.com / dll)
  3. Jangan lupa untuk sekedar memberi LIKE atau komentar entah itu “emot jempol” atau “makasih” dalam kolom komentar, karena hal tersebut sangat sangat memberi energi pada saya untuk terus mengembangkan blog ini
  4. Terimakasih sudah mau berkunjung. Dan jangan lupa untuk menantikan update-an selanjutnya.
  5.  Semoga hari-mu menyenangkan.

 

TIPS MENGERJAKAN LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

WAJIB

  1. Tulislah JUDUL dan TUJUAN sesuai dengan buku petunjuk praktikum yang digunakan.
  2. Tulislah CARA KERJA sesuai dengan buku petunjuk praktikum, tetapi merubahnya terlebih dahulu dengan menggunakan kalimat AKTIF .

Misal : Menuangkan larutan dalam tabung reaksi (BENAR) – Larutan dituangkan dalam tabung reaksi (SALAH)

  1. Ketika sudah masuk dalam BAB PEMBAHASAN, tulislah berdasarkan urutan : (SARAN)
    1. Tujuan
    2. Prinsip dasar
    3. Kaitan Prinsip Kerja dan Pengamatan
    4. Reaksi*
    5. Analisa Data
    6. Fungsi Penambahan Zat *
    7. Kesesuaian dengan Teori*

NB : Untuk yang bertanda (*)artinya apabila dibutuhkan dalam pembahasan .

  1. Untuk KESIMPULAN, simpulkan dengan mengarah pada jawaban Tujuan dari percobaan tersebut. (RINGKAS, SINGKAT, JELAS)
  2. Dalam penulisan DAFTAR PUSTAKA , perhatikan :
    1. Harus sesuai ABJAD
    2. Urutan (Nama Pengarang , Tahun Edaran Buku, Judul Buku, Lokasi Penerbit, dan Nama Instasi Penerbit)

Misal : Redjeki , Tri . 1999. Praktikum Kimia Dasar I . Surakarta : UNS PRESS.

  1. Jika satu baris ke kanan tidak cukup dan harus ke baris ke 2 , beri jarak 1-1,5 cm.
  1. Kumpulkan laporan anda, sesuai JADWAL.

 

 

SUNNAH

  1. Beri Garis Tepi, agar terlihat rapi.
  2. Tulisan harus RAPI. Agar ketika menggoreksi tidak pusing ^^
  3. Tulis Laporan sesuai apa yang diminta untuk dibahas, MAIN POINT. Jangan terlalu panjang dan jangan terlalu pendek. Harus PAS.

 

PERHATIAN !!!!

Kerjakan sesuai dengan buku “Petunjuk Praktikum Kimia” yang anda gunakan. Dengarkan lah dan patuhi arahan DOSEN dan ASSDOS atau GURU dalam penggerjaan laporan praktikum anda. Kurang lebihnya DRAFT penggerjaan laporan praktikum saya seperti diatas.

 

Jika ada tambahan , kritik dan saran dapat ditambahkan dalam kolom komentar. Take Out it with FULL CREDIT. Thank You.

Ditunggu ya untuk Draft Laporan Praktikum Kimia Dasar 1 “Menyaring dan Mendekantasi”.

 

“Karena berbagi -memberikan rasa kebahagian tersendiri” – Ditaaa